0

PUISI

Posted by Unknown on 06.05
   
RumahKu Tak Berhuni



Waktu,jauhkan ku dari masalalu
Saat terang masih menyelimuti rindu tentangku
Bersama dua makhluk yang memelihara mimpiku
Kini semua membelah takdir lalu menjauh

Apakah rindu,bisa dibelah oleh semesta ?
Jika tidak,mengapa kita tidak bersama ?
Entahlah ..

Kenangan itu masih tersimpan rapi disana
Dibalik jendela dan dinding kamar
Aku mencari dua makhluk itu di lemari kaca
Yang masih menyimpan bekas tangannya

Tapi,hanya rindu yang ku dapati
Hanyalah jejak sepatu ayah yang kulihat
Hanya udara yang menyimpan wangi aroma ibu
Dan hanya ruang persegi empat yang mati

Aku berharap aroma ibu dan sepatu ayah
Mampu melukis kembali perasaan memiliki
Hanya harapan,namun aku akan tetap tegar
Beharap tuhan memberikan jiwa terhadap rumahku



created by : anasyaken 

0 Comments

Posting Komentar